Hot
    Responsive Ads
    Home Blitar Wisata

    Puncak Sekawan Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Blitar

    "Puncak Sekawan Blitar menawarkan panorama lima gunung sekaligus. Wisata alam desa yang memukau dengan fasilitas lengkap dan harga terjangkau"

    6 min read

    -
    Puncak Sekawan Destinasi Wisata Alam Tersembunyi di Blitar

    BLITAR, HARIANEXPRESS – Puncak Sekawan di Blitar Jawa Timur menjadi destinasi wisata alam yang sedang naik daun. Tempat ini menawarkan panorama luar biasa dari puncak lima gunung sekaligus. Keindahan alamnya yang masih asri membuat siapa saja terpukau saat mengunjunginya.

    Lokasi wisata ini berada di Desa Pandansari Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar. Puncak Sekawan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang mencari ketenangan sekaligus petualangan. Nama Sekawan sendiri merujuk pada lima puncak bukit yang berjajar seolah sahabat karib.

    Dari ketinggian wisatawan dapat menyaksikan keindahan Gunung Kelud Gunung Kawi Gunung Anjasmoro Gunung Arjuno dan Gunung Welirang. Pemandangan ini menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang tertarik untuk datang ke Puncak Sekawan.

    Keistimewaan utama dari Puncak Sekawan adalah kemampuannya menampilkan panorama lima gunung sekaligus. Saat cuaca cerah pengunjung dapat melihat jelas lima puncak gunung yang menjulang tinggi.

    Gunung Kelud menjadi pemandangan paling dekat dan dominan. Gunung berapi ini masih aktif dan memiliki kawah yang indah. Dari Puncak Sekawan wisatawan dapat melihat bekas erupsi Gunung Kelud yang membentuk lanskap dramatis.

    Sementara itu Gunung Kawi Gunung Anjasmoro Gunung Arjuno dan Gunung Welirang terlihat berjajaran di kejauhan. Kelima gunung ini menciptakan pemandangan alam yang luar biasa indah terutama saat matahari terbit atau terbenam.

    "Kami datang pagi-pagi sekali untuk menyaksikan matahari terbit. Pemandangan lima gunung yang diselimuti kabut pagi sungguh luar biasa. Rasanya seperti di atas awan" ujar Ahmad salah satu wisatawan dari Malang.

    Untuk mencapai Puncak Sekawan wisatawan perlu melakukan perjalanan yang cukup menantang. Dari pusat Kota Blitar jaraknya sekitar 30 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi.

    Rute yang dapat ditempuh adalah melalui Jalan Raya Gandusari. Setelah memasuki Desa Pandansari wisatawan akan menemukan papan petunjuk arah menuju Puncak Sekawan. Jalan menuju lokasi sudah beraspal namun beberapa bagian masih cukup curam dan berkelok.

    Bagi wisatawan yang tidak membawa kendaraan pribadi dapat menggunakan jasa ojek dari pusat Desa Pandansari. Tarifnya cukup terjangkau sekitar Rp20000 hingga Rp30000 per orang.

    Perjalanan menuju Puncak Sekawan akan melewati perkebunan kopi dan sayuran milik warga. Pemandangan hijau yang memanjakan mata akan menyambut wisatawan sepanjang perjalanan.

    Puncak Sekawan menawarkan berbagai aktivitas menarik bagi wisatawan. Aktivitas paling populer tentu saja menikmati panorama lima gunung dari puncak. Wisatawan dapat duduk santai di gazebo yang telah disediakan sambil menikmati indahnya pemandangan alam.

    Bagi yang menyukai fotografi tempat ini adalah surga. Puncak Sekawan menyediakan banyak spot foto instagramable dengan latar belakang pemandangan gunung yang memukau. Banyak wisatawan yang datang khusus untuk berburu foto di tempat ini.

    Aktivitas lain yang dapat dilakukan adalah camping. Wisatawan dapat mendirikan tenda di area perkemahan yang telah disediakan. Menginap di Puncak Sekawan akan memberikan pengalaman tak terlupakan terutama saat menyaksikan bintang-bintang yang bertaburan di langit malam yang cerah.

    Bagi yang suka berpetualang dapat melakukan tracking ke beberapa bukit di sekitar Puncak Sekawan. Jalur tracking cukup menantang namun akan diimbangi dengan pemandangan alam yang luar biasa indah.

    Puncak Sekawan telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kenyamanan wisatawan. Di area puncak telah dibangun beberapa gazebo untuk tempat beristirahat. Selain itu ada juga toilet umum yang terjaga kebersihannya.

    Bagi wisatawan yang ingin bermalam tersedia area perkemahan dengan fasilitas yang memadai. Ada juga warung-warung kecil yang menjual makanan dan minuman. Wisatawan dapat menikmati mie instan atau kopi hangat sambil menikmati pemandangan alam.

    "Kami menyediakan fasilitas dasar untuk kenyamanan wisatawan. Namun kami tetap menjaga keasrian alam di sekitar Puncak Sekawan. Kami tidak membangun fasilitas yang terlalu permanen agar tidak merusak lingkungan" kata Budi Santoso Kepala Desa Pandansari.

    Saat ini Pemerintah Desa Pandansari bersama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar terus melakukan pengembangan di Puncak Sekawan. Mereka berencana untuk menambah fasilitas tanpa mengganggu keasrian alam.

    Untuk menikmati keindahan Puncak Sekawan wisatawan dikenakan biaya tiket masuk yang cukup terjangkau. Harga tiket masuknya adalah Rp10000 per orang. Biaya ini digunakan untuk pemeliharaan lokasi dan pengembangan fasilitas.

    Sementara itu untuk biaya parkir kendaraan dikenakan tarif Rp5000 untuk motor dan Rp10000 untuk mobil. Bagi wisatawan yang ingin camping akan dikenakan biaya tambahan Rp15000 per orang.

    Biaya masuk ini sebanding dengan keindahan alam yang akan wisatawan dapatkan. Puncak Sekawan menawarkan pengalaman wisata alam yang tak terlupakan dengan harga yang terjangkau.

    "Dengan biaya yang relatif murah wisatawan sudah bisa menikmati panorama lima gunung sekaligus. Ini adalah nilai yang sangat baik untuk pengalaman wisata yang luar biasa" kata Rina salah satu wisatawan dari Surabaya.

    Waktu terbaik untuk mengunjungi Puncak Sekawan adalah pada musim kemarau antara bulan Mei hingga September. Pada musim ini cuaca cerah sehingga panorama lima gunung dapat terlihat dengan jelas.

    Bagi wisatawan yang ingin menyaksikan matahari terbit disarankan untuk datang sebelum pukul 05.00 pagi. Perjalanan menuju puncak membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari area parkir.

    Sementara itu bagi yang ingin menyaksikan matahari terbenam datanglah sekitar pukul 16.00 sore. Cuaca sore hari juga biasanya cerah sehingga pemandangan gunung akan terlihat sangat indah.

    "Kami datang dua kali. Pertama saat matahari terbit dan kedua saat matahari terbenam. Keduanya memberikan pengalaman yang berbeda dan sama-sama indahnya" kata Andi wisatawan dari Yogyakarta.

    Puncak Sekawan adalah contoh sukses pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Pengelolaan wisata ini melibatkan langsung partisipasi masyarakat Desa Pandansari.

    Masyarakat setempat ikut menjaga kebersihan lokasi mengelola parkir dan menjual makanan serta cenderamata. Pendapatan dari pariwisata langsung meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

    "Pariwisata berbasis masyarakat adalah konsep yang kami kembangkan. Masyarakat bukan hanya objek pariwisata tetapi juga subjek yang berperan aktif dalam pengembangan dan pengelolaan" kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar.

    Konsep ini terbukti berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian alam. Masyarakat merasa memiliki dan bertanggung jawab atas keberlanjutan wisata di desa mereka.

    Bagi wisatawan yang berencana mengunjungi Puncak Sekawan ada beberapa tips yang dapat membantu. Pertama pastikan untuk memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat. Hindari berkunjung saat musim hujan karena jalan licin dan pemandangan akan tertutup kabut.

    Kedua bawalah pakaian hangat karena suhu di Puncak Sekawan cukup dingin terutama pada pagi dan malam hari. Ketiga gunakan alas kaki yang nyaman dan anti slip karena medan yang dilalui cukup menantang.

    Keempat bawalah air minum dan camilan karena warung di lokasi terbatas. Kelima jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen indah di Puncak Sekawan.

    Terakhir selalu jaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian alam Puncak Sekawan.

    Bagi wisatawan yang ingin bermalam lebih lama di sekitar Puncak Sekawan tersedia beberapa pilihan akomodasi. Ada beberapa homestay di Desa Pandansari yang dapat disewa dengan harga terjangkau.

    Homestay ini dikelola oleh masyarakat setempat sehingga wisatawan dapat merasakan kehidupan pedesaan yang autentik. Harga sewanya berkisar antara Rp150000 hingga Rp250000 per malam.

    Bagi yang lebih suka akomodasi yang lebih lengkap dapat menginap di hotel atau penginapan di Kota Blitar. Jarak dari Kota Blitar ke Puncak Sekawan tidak terlalu jauh sehingga wisatawan dapat pergi ke Puncak Sekawan pada pagi hari dan kembali ke hotel pada sore hari.

    "Kami menginap di homestay di Desa Pandansari. Pengalaman yang sangat berharga. Kami bisa merasakan kehidupan desa yang tenang dan hangat. Tuan rumah sangat ramah dan menyediakan makanan enak" kata Siti wisatawan dari Jakarta.

    Selain menikmati keindahan alam wisatawan juga dapat mencoba kuliner khas Blitar. Ada beberapa makanan yang wajib dicoba saat berkunjung ke Blitar.

    Pertama adalah Sate Kelud. Sate ini terbuat dari daging kambing muda yang dibakar dengan bumbu khas. Sate Kelud biasanya disajikan dengan nasi jagung dan sambal.

    Kedua adalah Pecel Blitar. Pecel ini berbeda dengan pecel dari daerah lain. Bumbu kacangnya lebih kental dan menggunakan sayuran segar dari pegunungan.

    Ketiga adalah Getuk Pisang. Makanan ini terbuat dari pisang yang dilumatkan kemudian dicampur dengan kelapa parut dan gula merah. Getuk Pisang adalah camilan tradisional yang lezat dan mengenyangkan.

    "Kami mencoba semua kuliner khas Blitar. Semuanya enak-enak. Terutama Sate Kelud yang bikin nagih. Kami bahkan membawa oleh-oleh Getuk Pisang untuk keluarga di rumah" kata Doni wisatawan dari Bandung.

    Kehadiran Puncak Sekawan sebagai destinasi wisata memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal. Banyak warga Desa Pandansari yang mendapat manfaat langsung dari kehadiran wisatawan.

    Masyarakat yang tadinya hanya bertani sekarang memiliki tambahan penghasilan dari sektor pariwisata. Mereka menjadi pemandu wisata menjual makanan dan minuman serta menyewakan penginapan.

    Omzet penjualan produk pertanian juga meningkat karena wisatawan sering membeli produk pertanian langsung dari petani. Kopi dan sayuran organik dari Desa Pandansari menjadi produk unggulan.

    "Pariwisata telah mengubah ekonomi desa kami. Pendapatan masyarakat meningkat secara signifikan. Anak-anak muda yang tadinya merantau sekarang banyak yang kembali ke desa untuk mengembangkan pariwisata" kata Kepala Desa Pandansari.

    Keberlanjutan pariwisata Puncak Sekawan menjadi perhatian utama bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Mereka berkomitmen untuk mengembangkan pariwisata tanpa merusak lingkungan.

    Beberapa program telah dilaksanakan untuk menjaga keberlanjutan pariwisata. Pertama program penghijauan dengan menanam pohon-pohon di sekitar area wisata. Kedua pengelolaan sampah dengan memilah dan mendaur ulang sampah.

    Ketiga edukasi kepada wisatawan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian alam. Keempat pembatasan jumlah pengunjung saat musim libur untuk menghindari kerusakan lingkungan.

    "Kami ingin Puncak Sekawan tetap indah untuk dinikmati generasi mendatang. Pengembangan pariwisata harus sejalan dengan pelestarian alam. Ini adalah tanggung jawab kita bersama" kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Blitar.

    Puncak Sekawan di Blitar adalah destinasi wisata alam yang menawarkan keindahan luar biasa. Panorama lima gunung yang dapat disaksikan dari puncak menjadi daya tarik utama yang membuat wisatawan terpukau.

    Dengan fasilitas yang memadai dan harga tiket yang terjangkau Puncak Sekawan menjadi pilihan wisata yang sempurna bagi yang mencari ketenangan dan petualangan. Wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas menarik mulai dari menikmati pemandangan hingga camping di bawah bintang-bintang.

    Puncak Sekawan juga merupakan contoh sukses pengembangan pariwisata berbasis masyarakat yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian alam.

    Bagi yang mencari destinasi wisata alam yang memukau Puncak Sekawan adalah pilihan yang tepat. Keindahan alamnya yang masih asri akan memberikan pengalaman tak terlupakan bagi siapa saja yang mengunjunginya.


    Komentar
    Additional JS