Pemerataan Pendidikan: Kota Blitar Memulai Pembangunan Sekolah Rakyat Berkonsep Asrama
"Pemkot Blitar bangun Sekolah Rakyat SD-SMA berasrama di lahan 5 ha. Fasilitas ini ditargetkan beroperasi Juli 2026."
BLITAR, HARIANEXPRESS – Pemerintah Kota Blitar resmi memulai langkah awal pembangunan fasilitas pendidikan terpadu yang dikenal dengan nama Sekolah Rakyat (SR). Proyek ambisius yang berlokasi di lahan seluas sekitar 5 hektare ini dirancang untuk menjaring siswa dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) dengan konsep asrama.
Tahapan proyek saat ini telah memasuki fase pematangan lahan yang dilakukan dengan menggunakan alat berat guna meratakan area pembangunan. Lokasi Sekolah Rakyat ini berada di sisi barat Autis Center Kota Blitar, sebuah lokasi strategis yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah untuk menunjang fasilitas pendidikan terintegrasi tersebut.
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, mengungkapkan bahwa pembangunan fisik gedung akan segera menyusul setelah proses pematangan lahan rampung dan seluruh prosedur administratif terpenuhi.
"Sekarang masih proses pematangan lahan. Setelah itu baru dilanjutkan pembangunan fisik," ujar Yudha pada Minggu (18/1/2026).
Fasilitas Lengkap dan Sistem Boarding
Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Rakyat di Kota Blitar akan mengusung konsep asrama siswa. Rencana pembangunan ini mencakup gedung pembelajaran untuk tiga jenjang pendidikan sekaligus SD, SMP, dan SMA lengkap dengan fasilitas penunjang seperti laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidikan masa depan.
Kehadiran asrama diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih terkontrol dan intensif bagi para siswa. Proyek ini juga sejalan dengan program nasional, di mana sebelumnya Presiden Prabowo telah meluncurkan 166 Sekolah Rakyat secara serentak di berbagai wilayah.
Meskipun pengerjaan lahan sudah dimulai sejak pertengahan Januari 2026, pelaksanaan konstruksi fisik gedung masih menunggu penyelesaian proses perizinan bangunan. Yudha menambahkan bahwa pihaknya terus menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Blitar terkait tahapan perizinan tersebut.
"Terkait target penyelesaian, semua menyesuaikan progres dan perizinan. Kami masih berkoordinasi dengan PTSP untuk tahapan berikutnya," pungkasnya.
Pemerintah Kota Blitar memproyeksikan bahwa Sekolah Rakyat ini dapat mulai beroperasi pada Juli 2026, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat di Kota Blitar dan sekitarnya.
Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih
Permintaan ralat dan koreksi berita di sini.