Gerak Jalan Pramuka Bakung Lodoyo: Tradisi yang Bangkit Kembali
BLITAR, HARIANEXPRESS - Gerak Jalan Pramuka Bakung Lodoyo: Tradisi yang Bangkit Kembali. Kwarran Pramuka Bakung Lodoyo Blitar kembali menggelar Gerak Jalan Tradisional. Acara ini menghidupkan kembali tradisi dari era 80an untuk menanamkan nasionalisme pada generasi muda.
Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bakung menggelar kembali Gerak Jalan Tradisional. Acara ini berlangsung pada Minggu 9 Juni 2024. Rute gerak jalan dimulai dari depan Kantor Desa Bakung Lor Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar. Kegiatan ini sukses menarik antusiasme ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Ratusan peserta dari berbagai tingkatan sekolah memeriahkan acara ini. Mereka adalah siswa SD/MI SMP/MTs hingga SMA/MA/SMK se-Kecamatan Bakung. Para peserta menunjukkan semangat dan kekompakan selama perjalanan. Mereka mengenakan seragam Pramuka masing-masing dengan penuh bangga. Suara yel-yel dan teriakan semangat menggema di sepanjang rute. Kegiatan ini menciptakan suasana yang meriah dan penuh energi positif.
Tidak hanya peserta warga sekitar juga turut menyaksikan jalannya acara. Mereka berdiri di pinggir jalan untuk memberi dukungan. Kehadiran masyarakat menambah semarak acara yang sudah lama vakum ini.
Gerak Jalan Tradisional ini bukanlah acara baru. Tradisi ini sudah ada sejak era 80an. Kegiatan ini rutin digelar pada masa Orde Baru. Namun untuk beberapa waktu terakhir tradisi ini sempat vakum. Kini Kwartir Ranting Pramuka Bakung berkomitmen untuk menghidupkannya kembali.
Kakak Warsito selaku Ketua Kwartir Ranting Pramuka Bakung menjelaskan alasannya. "Gerak Jalan Pramuka ini kita gelar untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Kegiatan ini juga untuk melestarikan kembali tradisi Gerak Jalan yang sudah lama vakum" ujarnya.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa acara ini memiliki makna yang lebih dalam. Gerak Jalan bukan sekadar kegiatan fisik. Ia adalah sarana untuk menanamkan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi penerus.
Acara ini memiliki tujuan mulia. Tujuannya bukan hanya untuk mencari pemenang. Gerak Jalan ini menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai positif pada generasi muda. Nilai-nilai itu meliputi disiplin kekompakan dan kebersamaan. Semua nilai tersebut tergambar dalam setiap langkah para peserta.
Selain itu kegiatan ini juga memperkuat eksistensi Gerakan Pramuka di Kecamatan Bakung. Acara ini menjadi etalase kemampuan dan kreativitas para anggota Pramuka. Dengan demikian Pramuka semakin menarik minat anak muda. Mereka tidak hanya belajar tentang kepramukaan di ruang tertutup. Mereka juga langsung menerapkannya dalam kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.
Kembalinya Gerak Jalan Tradisional Pramuka Bakung mendapat sambutan positif. Ini menunjukkan bahwa tradisi positif masih memiliki tempat di hati masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Tujuannya untuk terus membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air.
Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal memiliki peran strategis. Kegiatan seperti Gerak Jalan ini membuktikan kontribusi nyata Pramuka bagi bangsa. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Harap berkomentar yang sopan dan sesuai topik, komentar berisi spam akan dimoderasi. Terima kasih
Permintaan ralat dan koreksi berita di sini.