medium banner 300x250
Hot
    Responsive Ads
    Home Blitar

    Disperindag Blitar Dorong Sistem Online

    1 min read

    -
    Disperindag Blitar Dorong Sistem Online

    HarianExpress. Disperindag Blitar Dorong Sistem Online. Disperindag Kabupaten Blitar mendorong sistem pemanfaatan online (SIMANOL) untuk percepatan layanan dan transparansi penggunaan kios pasar.

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar terus berinovasi. Instansi ini kini mendorong penerapan sistem pemanfaatan online. Tujuannya untuk mempercepat layanan publik. Sistem ini juga menciptakan transparansi penuh. Khususnya dalam pemanfaatan aset daerah seperti kios atau los pasar.

    Inisiatif ini merupakan jawaban atas tantangan layanan konvensional. Sistem lama dinilai kurang efektif. Prosesnya masih manual. Layanan seringkali memakan waktu lama. Potensi penyimpangan juga masih terbuka lebar.

    Kepala Disperindag Kabupaten Blitar Suharsono menjelaskan urgensi sistem ini. Ia menyoroti perlunya perubahan fundamental. Layanan publik harus beradaptasi dengan teknologi. Hal ini untuk meningkatkan kepuasan masyarakat.

    "Kami dorong sistem pemanfaatan online ini untuk mempercepat layanan dan menciptakan transparansi. Sehingga tidak ada lagi praktik KKN yang merugikan daerah" kata Suharsono.

    Sistem manual memiliki banyak kelemahan. Pendaftaran harus dilakukan secara langsung. Prosedurnya bertingkat dan rumit. Informasi ketersediaan kios pun tidak selalu update. Kondisi ini sering memicu persepsi tidak adil di masyarakat.

    Disperindag mengembangkan sebuah platform. Namanya adalah Sistem Pemanfaatan Online atau SIMANOL. Platform ini menjadi solusi untuk semua permasalahan lama. SIMANOL mengintegrasikan seluruh proses pemanfaatan aset. Mulai dari pendaftaran hingga penandatanganan perjanjian.

    Pengguna dapat mengakses sistem dengan mudah. Mereka hanya perlu koneksi internet. Pendaftaran bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Informasi ketersediaan aset tersaji secara real time. Proses seleksi juga berjalan otomatis dan objektif.

    Sistem ini memastikan siapa pun yang berhak mendapatkan akses. Tidak ada intervensi dari pihak manapun. Data pemohon dan aset tersimpan dengan aman. Semua proses dapat dilacak dengan jelas. Ini meningkatkan akuntabilitas penyelenggara layanan.

    Penerapan SIMANOL berjalan secara bertahap. Saat ini Disperindag gencar melakukan sosialisasi. Sosialisasi ditujukan kepada seluruh calon pengguna aset pasar. Pemerintah daerah memberikan pemahaman tentang cara kerja sistem.

    Target utamanya adalah implementasi penuh pada akhir 2024. Semua aset pasar milik Pemkab Blitar harus terintegrasi dalam SIMANOL. Dengan demikian layanan menjadi lebih modern dan terpercaya.

    Manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat. Waktu transaksi menjadi lebih singkat. Proses berjalan adil dan transparan. Pemerintah daerah juga diuntungkan. Pendapatan dari aset bisa meningkat. Pengelolaan aset menjadi lebih efektif dan efisien.

    Disperindag Kabupaten Blitar berkomitmen pada perubahan. Transformasi digital di sektor layanan publik adalah keniscayaan. SIMANOL menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Langkah ini membawa Kabupaten Blitar ke arah yang lebih baik. Pelayanan publik semakin prima dan bebas dari korupsi.

    Komentar
    medium banner 300x250
    Additional JS